Butuh Waktu 11 Jam untuk Hadir di Konpiwil

IPMJATIM.OR.ID – Sidang Pleno 3 Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur terus berlanjut. Sidang pleno 3 yang membahas progress report dari seluruh PD IPM Se-Jawa Timur. Tak terkecuali PD IPM Sumenep. Ipmawan Bari yang mewakili langsung menceritakan keadaan IPM di daerah Sumenep. Sabtu (03/03/2018).

Daerah yang letaknya berada diujung timur pulau garam tersebut keadaannya cukup miris. Pimpinan tingkat rantingnya berjalan namun cabang dan daerahnya sudah lama tidak aktif.

“Di kabupaten Sumenep itu IPMnya ada rantingnya tetapi cabang dan daerahnya tidak ada”Tandas Bari.

InsyaAllah dalam waktu dekat, lanjut Bari, kami akan mengadakan musyawarah daerah luar biasa dan mohon doanya.

Penyampaian Ipmawan Bari membuat semua anggota sidang menujukan mata kepadanya. PD IPM Sumenep tampil perdana di forum wilayah IPM setelah sebelumnya entah kemana.

“Saya disini tidak tahu sebagai apa, tetapi saya yakin, saya mewakili dari PD IPM Sumenep” Ucap Bari

Perjuangan Mas Bari untuk bisa sampai di Konpiwil patut untuk diapresiasi karena dia harus menempuh perjalanan selama 11 jam untuk bisa sampai di kabupaten Kediri ini. Hal inilah yang membuat semua pimpinan wilayah IPM Jatim menujukan mata kepadanya.

“Saya kemarin berangkat dari rumah pukul lima pagi dan baru sampai di tempat MI Muhammadiyah 1 Pare ini pukul 4 sore, selama kurang lebih 11 jam kami perjalanan” Ungkap Bari.

Diakhir penyampaiannya Bari menutupnya dengan semboyan orang Madura.

“Mon oreng binek kabbi bisa e tegghu’ tape mon oreng lake’ se etegghu’ congorra” yang terjemahan dalam bahasa indonesianya “kalau perempuan semuanya bisa dipegang tapi kalau laki laki yang dipegang itu ucapannya”. (Alda/Azmi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *