Gelar Konpida, IPM Kabupaten Kediri Mantapkan 2 Gerakan untuk Pelajar

IPMJATIM.OR.ID –  Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Kediri menggelar Konferensi Pimpinan Daerah atau yang kerap disebut Konpida, pada Sabtu hingga Ahad (6-7/10).
Konferensi Pimpinan Daerah (konpida) PD IPM kabupaten Kediri kali ini bertajuk “Meneguhkan Kittah Perjuangan IPM Kabupaten Kediri Berkemajuan” dan bertempat di Perguruan Muhammadiyah Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Tak hanya kader IPM dari Cabang dan Ranting, kegiatan kali ini juga dihadiri Ayahanda Fanani selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri, Agung Devi Bachtiar dari Lazismu Kabupaten kediri, dan juga ayahanda Lukman selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngadiluwih yang merupakan tuan rumah penyelenggaraan Konpida PD IPM Kab. Kediri.

Dalam pembukaan Konpida Sabtu lalu, PD IPM Kabupaten Kediri pun me-Launching 2 gerakan pelajar yakni, Gerakan Sodaqoh Sampah dan El- kabir Gerakan Kreatif, pun 50 peserta Konpida turut serta dalam meramaikan perhelatan setengah tahunan PD IPM Kabupaten Kediri tersebut.

“Shodaqoh Sampah diharapkan bisa
Membantu persoalan yang sudah akut dihadapi oleh masyarakat, melalui pelajar sebagai penggerak generasi perubahan menyadarkan masyarakat Untuk menanamkan kebiasaan umat khususnya Muhammadiyah untuk berperilaku bijak dalam mengelolah sampah dan melestarikan lingkungan hidup sekaligus meningkatkan amal kebaikan melalui gerakan Shodaqoh sumberdaya sampah,” Ujar Dafa Selaku ketua bidang Advokasi PD IPM Kabupaten Kediri dalam pembukaan Konpida kemarin.

Sementara itu, Suryo Budi, ketua umum PD IPM Kabupaten Kediri pun turut memberikan keterangan mengenai gerakan kreatif El-Kabir. “melalui diskusi kritis, evaluasi maupun analisis terhadap segala persoalan dan tantangan dakwah pelajar masa kini, yang akhirnya kembali mendeklarasikan diri sebagai Gerakan kreatif. Sebuah gerakan yg menjawab persoalan maupun tantangan dakwah pelajar yg ada dg segala kreatifitas yg dimiliki,”.

Dengan dilaunchingnya dua gerakan tersebut IPM kabupaten kediri diharapakan akan semakin mudah memberdayakan kader-kader IPM untuk berpartisipasi menanggulangi masalah-masalah yang tak hanya terjadi di kalangan pelajar namun juga di kalanhan masyarakat luas. (Putri/Nov)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *