Hari Spesial, Indah tuk Dikenang, tak Bisa tuk Diulang

Batu, 23-26 November 2017. Kini sudah menginjak hari ke 5 kami menuntut ilmu ke negeri yang super dingin, tidur tanpa pendingin ruang sudah sangat menyenyakkan nina bobo kami.Semilir angin disertai rinai hujan turun. Dingin menusuk raga dan relung hati yang menaburi rindu yang melebur tuk sanak keluarga nun jauh disana yang memisahkan. 

Hari ini menurut kami sangat spesial, kami mendapat materi dari orang orang yang hebat. Dan spesialnya, kami melakukan praktek lapangan dari materi “Komparasi Ansos dan AI”. Praktek lapangan di laksanakan di sebuah gubuk bertingkat, ditemani semilir  angin dan kopi yang hangat tersuguhkan. Tak lupa pula, terdengar alunan lagu yang seharusnya cocok untuk menina bobokkan. 

Diskusi-diskusi mulai dilakukan sejak tenggelam matahari di ufuk barat sampai pertengahan malam. Tak lupa, kami selalu meluangkan waktu untuk bersyujud pada Tuhan yang menganugrahkan angin semilir ini. Diskusi hangat selalu terjadi jika dilakukan oleh peserta Taruna Melati 3 2017 Jawa Timur.  Tentu, arahan dari Mas Fauzan menambah semangat diskusi. 

Selesai diskusi, kami lalu mempresentasikan hasil diskusi perkelompok. Berbagai pertanyaan mencekang, tak luput dari sorotan para fasilitator. Setiap pertanyaan mencekang, tak luput juga ada selukis senyuman setiap kali selesai bertanya. 

Suatu saat nanti, kami yakin ini akan menjadi pengalaman yang tak akan pernah terlupakan. Indahnya diskusi digubuk bertingkat ditemeni alunan lagu, Indah untuk dikenang tapi tidak untuk diulang. Serta aku yakin, Allah tuhan maha kuasa akan mencatat ini sebagai pemberat hisab kebaikan disurga kelak. (Bustomi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *