Inilah Tujuan dan Keseruan IRC Saat Berwisata ke Bali

IPMJATIM.OR.ID. JAWA TIMUR – IPM Riders Community atau yang lebih dikenal dengan IRC kembali unjuk gigi. Memanfaatkan momen lebaran dan hari libur panjang, komunitas pecinta pengendara se-Jawa Timur ini menjelajahi pulau Dewata. Kamis hingga Ahad (21-24/06/2018)

Ya. Pulau yang menyimpan kombinasi spektakuler dari keindahan alam dan pemandangan budaya. Namun, bukan hanya menikmati pesona wisata, tapi juga untuk bersilaturrahmi dengan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Bali.

“Ada 3 tujuan kami memilih Pulau Bali sebagai destinasi. Pertama, menikmati keindahan alam yang ada disana. Kedua, kami ingin berkunjung kepada saudara kami yang ada di Bali untuk menambah tali silaturahmi dan yang terakhir adalah untuk menyambut muktamar IPM XXI di Sidoarjo nanti” Ungkap Alvan Dawam Muizam selaku ketua IRC.

Sebanyak 14 orang dengan 10 kendaraan bermotor mereka berangkat ke Bali pada hari kamis siang dari gedung Muhammadiyah Jawa Timur yang sebelumnya disambut hangat oleh Ipmawan Syahrul Ramadhan.

Tidak langsung menuju Bali, mereka beristirahat malam di base camp IRC Banyuwangi. “Karena sudah pukul 22.00 WIB, kami menginap dulu di Banyuwangi dan lanjut ke Bali pada Jumat pagi” Cerita Dawam, sapaan akrabnya, kepada İPMJATİM.OR.İD.

Pada Jumat pagi, Ipmawan Dawam lanjut bercerita, kami melanjutkan perjalanan langsunh ke Pantai Kuta hingga menikmati matahari terbenam.

Agenda mereka berlanjut menghampiri PW IPM Bali dan menginap di kantornya. Tak tunggu lama, Sabtu pagi mereka harus bergeser ke pantai Sanur agar bisa menikmati indahnya matahari terbit. Pada hari itu juga mereka melengkapi perjalanannya dengan menuju ke wisata 5 Agama Ibnu Batuta, Pantai Selatan Pandawa dan terakhir Bedugul.

Kebersamaan mereka semakin terasa saat perjalanan pulang. Mereka beristirahat di salahsatu minimarket yang ada di Singaraja. “Karena kelelahan, kami berhenti dan tiduran sejenak di rest area minimarket”. Tandas Dawam.

“Setelah terasa cukup, kami bergegas untuk pulang dan menginap dulu di Banyuwangi. Lalu pada Ahad pagi pulang ke daerah masing-masing, ada yang ke Bojonegoro bahkan Ponorogo” Tutup Dawam. *(Azmi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *