IPMJATIM.OR.ID- Setelah diadakannya PKMTM II pada bulan April, kini Pimpinan Daerah IPM Bojonegoro membuat acara Follow Up dan Pelatihan Fasilitator dan Pendampingan 1 (PFP 1). Mengusung tema Menyiapkan Fasilitator dan Pendamping yang Siap Berjuang dalam Pergerakan Muhammadiyah, kegiatan ini berlangsung sukses.

Kegiatan follow up dan PFP 1 ini berlangsung dalam 2 hari, yakni Sabtu- Ahad (9-10/6) bertempat di Perguruan Muhammadiyah Kapas.

Dalam sambutan pembukaannya, ketua umum PD IPM Bojonegoro, ipmawan Sigid Kurniawan mengatakan bahwa pengadaan PFP ini guna mencetak kader yang berkualitas. “Sistem pengkaderan harus lebih ditingkatkan untuk mendapatkan kader-kader yang unggul,” Ujar ipmawan Sigid.

Setelah acara pembukaan berlangsung, 25 peserta dari Pimpinan Cabang IPM se-Bojonegoro mengikuti materi Kefasilitatoran yang di sampaikan oleh Ipmawan Syecario Almas dari PFP II PW IPM JATIM. “Kader IPM harus bisa menyiapkan sebuah konsep acara dan juga mempraktekkan apa yang telah dikonsep, berpikir kritis dan aktif adalah hal utama yang harus dimiliki kader,” ungkap ipmawan Syecario.

Pada acara ini, Peserta PFP 1 di kolaborasikan dengan peserta PDPM 2 dengan cara, peserta PFP 1 mempraktekkan sebuah konsep acara didepan peserta PDPM 2, begitu pu sebaliknya. Dengan kolaborasi ini, peserta saling bisa mengkoreksi kekurangan masing-masing agar tujuan kader IPM yang menjadi Pelajar Berkemajuan itu bisa tercapai.

Peserta PFP 1 dan PDPM 2 memang mempunyai tujuan yang berbeda, tetapi Pimpinan Daerah IPM Bojonegoro mencoba untuk mengkolaborasikan antar peserta. Harapan kedepannya, alumni PFP 1 dan PDPM 2 IPM Bojonegoro bisa saling melengkapi kekurangan antara yang satu dengan yang lain. (Selvia/NW)