Kondisi Orang Takut dan Senang Bahagia

Dipublikasikan oleh Deni Muriawan pada

IPMJATIM.OR.ID – Dalam Al-Qur’an Allah berfirman (yaitu), ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika penglihatanmu terpana dan harimu menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah. Disitulah diuji orang-orang mukmin dalam guncangan (hatinya) dengan guncangan yang dahsyat (QS. Al-Ahzab 33: 10-11).

Apa yang disebutkan dalam dua ayat ini adalah kondisi orang yang dalam kondisi ketakutan luar biasa. Kondisi itu terjadi pada hari kiamat. Hari kiamat adalah hari dimana binasanya apa yang ada di langit dan bumi, bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, hari dimana manusia dihidupkan kembali dari masa nabi Adam AS. sampai manusia terakhir pada masa umat nabi Muhammad SAW. peristiwa yang luar biasa. Al-Qur’an pun telah menjelaskan gambaran hari kiamat. Pada hari itu manusia ibarat laron-laron yang beterbangan, gunung-gunung dihambur-hamburkan seperti halnya debu, bahkan bila datang hari kiamat manusia tidak akan mampu memperdulikan orang lain karena untuk meyelamatkan diri sendiri saja sangat mustahil. Begitu dahsyatnya peristiwa hari kiamat itu hingga Allah menjadikannya suatu surat dalam Al-Qur’an yaitu surat Al-Qori’ah, Al-Qiyamah, Al-Waqi’ah, Al-Haqqah, Al-Zalzalah, At-Taghabun, Al-Ghasyiah. Ini merupakan tanda serta peringatan Allah pada semua manusia agar kita sebagai manusia selalu berhati-hati dan senantiasa mempersiapkan diri untuk menghadapi peristiwa besar hari kiamat tersebut.

Pada hari kiamat, kesemrawutan dan ketakutan yang luar biasa bisa membuat rambut seorang anak kecil beruban, gugurnya kandungan, bahkan bisa melalaikan seorang ibu dari anak yang disusuinya. Kondisi ini sangat ekstrem, karena kita tau bahwa naluri serta kasih sayang seorang ibu pada anaknya sangat besar. Sementara kondisi hari kiamat dapat menjadikan seorang ibu lupa dengan anaknya yang masih disusui.

Kenapa pada saat itu seorang anak bisa beruban? Hal ini yang ingin ditela’ah oleh penulis. Dari pemaparan peristiwa diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa peristiwa besar hari kiamat merupakan peristiwa yang sangat menakutkan. Rasa takut inilah yang dapat mempengaruhi kondisi psikis dari seorang anak. Karena, segala tekanan psikologis mampu mempengaruhi fisik seseorang. Sehingga ketakutan tersebut dapat membuat anak menjadi stres dan bisa membuat seorang anak bisa beruban.

Lenny Jusup dalam bukunya Rahasia Tetap Muda Hingga Lansia (2010: 81) stres adalah akar dari berbagai penyakit dan merupakan penyebab dari penuaan dini terbesar kedua. Kondisi stres tidak hanya di sebabkan karena ketakutan saja. Akan tetapi stres bisa di sebabkan oleh kemarahan, rasa sedih yang mendalam, frustasi, dan sebagainya. Ini merupakan tanda dimana dalam kondisi tertekan seseorang dapat beruban meski masih usia dini Wallahu a’lam.

Sementara itu apakah bila kita dalam kondisi senang dan bahagia dapat membuat awet muda serta panjang umur? Dalam riwayat hadits di sebutkan “senyummu di depan saudaramu adalah sedekah bagimu” (sahih H.R tirmidzi no. 1956). “Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikit pun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri” (H.R muslim no 2626). Ini merupakan sebuah isyarat bahwa rosulullah menekankan umatnya agar selalu menebarkan kebahagiaan, kasih sayang, dengan saling sapa menyapa menyabung silaturahim, bila ada saudara sesama muslim terkena musibah maka sebagai umat rosulullah Muhammad SAW. wajib bagi kita untuk menghibur saudara muslim. Sehingga yang terkena musibah tidak terlalu tenggelam oleh kesedihan. Karena sedih yang berkepanjangan juga bisa membuat orang stres. Dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi dikatakan bahwa menampakan wajah manis dihadapan seorang muslim akan menyebabkan hatinya merasa senang dan bahagia, dan melakukan perbuatan yang menyebabkan bahagianya hati seseorang muslim adalah suatu kebaikan dan keutamaan. Disini efek senyum, senang, dan bahagia bukanya dapat membuat hidup semakin panjang akan tetapi dapat memperlambat proses penuaan sehingga menjadi awet muda.

Maha besar Allah dalam segala firmanya hari kiamat merupakan peristiwa yang luar biasa dengan kejadian yang luar biasa pula. Maka dari itu kita mempersiapkan diri untuk menghadapi peristiwa tersebut dengan banyak beribadah kepada Allah, bersholawat untuk nabi Muhammad, serta menjalankan sunah-sunahnya. Meski hanya senyum, akan tetapi tindakan yang kerap kita abaikan itu bisa berdampak besar bagi diri sendiri dan orang lain. Wallahu a’lam.

Oleh :

Labib Shalahuddin Alhaddad

PR IPM Kendalkemlagi, Karanggeneng, Lamongan


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *