Mau Kemana Kami Nanti?

Oleh: Moch Hidayah T
PD IPM Surabaya

Tak semudah itu melepas simpul ini
Tali ini telah mati lama di hati

Ikatan kami terpatri dalam lingkar sebuah janji
Berjuang sepenuh hati wujud tindak insani

Ikatan kami teguh berikrar
Kelak pelajar elok bertindak
Anggun berpikir, Gagah berbanjar

Tapi.

Kini kami termakan situasi
Ujung pena kami berkarat
Tinta habis tur sekarat

Kader kami tertidur pulas
Dibuai mimpi pelipur tak berujung

Jajaran kami turut terhibur
Berkubang fantasi alam teknologi

Kaderisasi dini
Sebagai ajang inseminasi ideologi sana sini

Mencicip globalisasi
Kader kami wurung berjuang, melarikan diri

Jadi?
Mau kemana kami nanti?

Mungkin Anda juga menyukai

6 Respon

  1. Sarah berkata:

    Sering sering buat puisi gini dong

  2. Indri berkata:

    Tulisan pena,seribu bahasa
    Dibaca ena,terkenang rasa:))))

  3. Rizky berkata:

    Nuansa kritik dalam puisi
    Tetap berjuang kang

  4. Kal berkata:

    Progresif gan, bagus kritinya

  5. Day berkata:

    Bismillah

  6. Dylan berkata:

    Ciyee adekku ❤️ u do ur best

    I’d really love when u make a poem, that was amazing. Respect all of ur creation

    U can show up more ur emotion on ur passion more brievely

    Keep spirit and tell me when u feel upset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *