Pelajar Muhammadiyah Harus Dapat Mengontrol Zaman.

Kader jangan hanya kaku rapat di sekolah atau di sekretariat, tetapi juga harus menyesuaikan zaman, misalnya kumpul bareng menyatukan pendapat di mall.

Pernyataan itulah yang Ipmawan Riandy pegang. Buktinya kegiatan Konsolidasi Perkaderan Jilid 2 Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Surabaya berlangsung di mall BG Junction, tepatnya di aula Star 1-2 dihadiri sekitar 200 kader IPM se-Surabaya.

“Karena menyesuaikan zaman, kami membuat kegiatan di mall sehingga tidak terpaku di sekolah dan tempat rapat lainnya” Ungkap Riandy selaku ketua bidang perkaderan IPM Surabaya.

Kader sekarang harus fleksibel, lanjut Riandy, bisa rapat di warkop, di Mall dan di tempat yang banyak disukai pelajar zaman now. “Sehingga pikiran mereka menjadi segar yang dapat digunakan untuk bersuara saat acara” Lanjut Riandy. (11/01/2018)

Inti dai kegiatan ini adalah itu merumuskan tentang perkaderan organik yaitu perkaderan ke arah kemasyarakatan selain itu banyak sosialisasi program kerja yang unik, yakni Ngopi Perkaderan & Database Kader.

“Perkaderan PD IPM Surabaya periode ini luar biasa. Karena dibutuhkan kejelian untuk mengawal kader mulai dari Ranting, Cabang, hingga Daerah. InsyaAllah periode ini kami, berfokus pada rumusan Perkaderan Organik ini” Ujar Muflih Ramadhani, Ketua Umum PD IPM Surabaya

Ditambah ayahanda Dicky Sadqamullah, dalam sambutannya menyampaikan mendukung dan pentingnya program database kader. “Karena kita bisa tau kekuatan ril kader se-surabaya itu berapa, selain itu dari database tersebut kita bisa mematahkan kalimat kita kekurangan kader” Tutupnya selaku sekretaris majelis tabligh PDM Surabaya. (Azmi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *