IPMJATIM.OR.ID- Membuat pelatihan dengan konsep utuh, kompetensi yang sesuai dengan pedoman SPI pasti akan dapat membuat pelatihan bermanfaat. Itu yang dipersiapkan Bagas Eko Laksono, Master of Training pada acara PFP II Jawa Timur. Menurutnya, pelatihan fasilitator diadakan bukan hanya untuk dibuat, tapi harusnya peserta pelatihan fasilitator dapat menfasilitasi pengkaderan di daerahnya.

Acara bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Bangkalan pada Kamis-Ahad (10-13/06) ini berjalan dengan lancar.

Menurut Ipmawan Bagas, latar belakang Pelatihan Fasilitator ini ialah untuk menyempurnakan pengkaderan dan memperbaiki pengkaderan di Jawa Timur, Transformasi ilmu dari senior ke junior, Silaturahmi antardaerah, dan juga sebagai salah satu program kerja bidang pengkaderan PW IPM Jatim.

“Pelatihan Fasilitator ini diadakan agar menciptakan dan membentuk fasilitator tingkat wilayah sehingga dapat membantu pengkaderan daerah baik daerah zona merah, maupun zona hitam.” Jawab Ipmawan Bagas, saat diwawancarai oleh IPMJATIM.OR.ID

“Selain itu, dari pelatihan ini diharapkan para peserta sadar akan sikap fasilitatif, aktif, dan kritis sehingga peserta dapat mengembangkan dan menerapkan ilmu yang didapat dari pelatihan.” Tutupnya. (Jeni)