Skip to main content

Oleh: Faaza Anas Romadhoni

Zaman modern adalah dan dimana teknologi berkembang dengan pesat. Mulai dari teknologi informasi, komunikasi, alat rumah tangga dan transportasi. Banyak alat-alat yang berkembang dengan pesat pada zaman sekarang, seperti HP, TV, Radio, montor, mobil, mesin cuci dan lain sebagainya. Semua hal itu dapat membantu manusia mengerjakan pekerjaannya dengan mudah. Akan tetapi semua itu juga berdampak buruk bagi manusia, yaitu dengn muncul rasa malas karena mereka merasa semua hal dapat dikerjakan dengan mudah dan bisa dikerjakan dengan sedikit tenaga.

      Selain itu, juga dapat memunculkan kelalaian saat menggunakan alat-alat modern, lebih khususnya dalam penggunaan HP. Banyak pelajar zaman sekarang yang mulai lalai setelah menggunakan HP. Sebenarnya HP itu dapat digunakan untuk mempermudah pelajar zaman sekarang dalam belajar, akan tetapi banyak dari mereka justru lalai saat menggunakannya. Seperti lalai dalam ibadah, membantu orang tua, belajar, makan, dan kewajiban-kewajiban lainnya. Kelalaian tersebut akan berdampak pada akhlak dan kesehatannya.

      Penggunaan HP tanpa mempertimbangkan makan, minum, dan gerak badannya, maka itu akan menggangu kesehatan tubuh. Selain itu penggunaan HP yang berlebihan akan menyebabkan kecanduan yang mana menggangu kesehatan psikologi seseorang. Banyak kasus-kasus yang terjadi pada seseorang yang terkena gangguan psikologinya karena berlebihan dalam penggunaan HP.

      Selain itu, akhlak pelajar zaman sekarang juga sudah memudar gegara munculnya HP. Anak-anak lebih mementingkan HP nya dari pada membantu orang tuanya, belajar, bersosial, dan lain sebagainya. Hal itu lah yang memicu turunnya akhlak pada anak-anak atau pelajar zaman sekarang.

      Semua hal itu dapat diatasi dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Pendekatan Etika

         Pendekatan etika ini dapat dilakukan dengan cara mengajarkan etika yang baik kepada anak. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan di sekolah formal atau melalui keluarga. Orang tua dan guru hendaknya memberikan pendidikan yang baik kepada anak. Selain itu orang tua dan guru hendaknya memberikan keteladanan yang baik kepada anak, karena anak itu lebih cenderung mudah meniru apa yang dilakukan oleh orang tua atau gurunya. Dengan diberikannya pendidikan dan keteladanan yang baik kepada seorang anak dapat menjadikannya memiliki etika yang baik, sehingga dengan etika-etika yang baik tersebut bisa tertanamkan akhlak yang mulia pada anak.

    2. Pendekatan Fiqih

          Pendekatan fiqih ini dapat dilakukan dengan cara mengajak anak untuk melakukan ibadah-ibadah kepada Allah. Ibadah ada banyak jenisnya, seperti solat, shodaqoh, puasa, dan lain sebainya. Dengan diajarkan ibadah-ibadah tersebut diharapkan dapat menjadikan hati seorang anak menjadi lebih tenang dan terbiasa akan sebuah kebaikan. Semakin dekat diri seseorang dengan Allah, maka hatinya akan menjadi lebih tenang dan pikirannya menjadi positif. Semakin dekat dengan Allah, maka rasa takut untuk melakukan hal-hal yang buruk itu akan semakin tinggi. Maka dari itu perlu ditanamkan rasa takut kepada Allah dalam diri anak. Sebagai orang tua hendaknya memberikan keteladanan dan pendidikan yang baik dalam hal ibadah kepada anaknya, supaya anaknya juga mau melaksanakan ibadah kepada Allah.

    3. Pendekatan Psikologi

          Pendekatan psikologi pada anak sangatlah penting untuk pembentukan akhlak pada anak. Kebanyakan anak terganggu psikologinya karena factor orang tua. Hal itu bisa terjadi karena kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua kepada anaknya. Ada orang tua yang sibuk bekerja hingga melupakan waktu untuk anaknya. Orang tua memang berkewajiban mencarikan nafkah untuk keluarganya, akan tetapi jangan sampai melupakan waktu untuk anaknya. Karena anak itu butuh perhatian dan kasih sayang orang tua. Anak perlu arahan dan didikan dari orang tuanya. Maka dari itu, sebagai orang tua harus pandai-pandai mengatur waktunya untuk anaknya supaya psikologis pada anak tidak terganggu. Anak apabila psikologisnya terganggu akan cenderung melakukan hal-hal yang bersifat negative atau bisa juga mengganggu aktivitas sehari-harinya.

    (PD IPM PONOROGO)

    Leave a Reply