Oleh : Eilena Ratri Padmasari
Etika moral merupakan dasar penting dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa. Pelajar yang memiliki etika moral yang baik cenderung menunjukkan sikap sopan, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, baik dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari. Etika moral ini tidak hanya menjadi pondasi keberhasilan akademik, tetapi juga kesuksesan dalam bermasyarakat. Namun, di era perkembangan teknologi, menjaga nilai-nilai moral menjadi tantangan yang besar.
Teknologi, jika digunakan dengan bijak, dapat menjadi alat pendukung pembelajaran yang efektif. Namun, pemanfaatan yang salah, seperti bermain game atau scrolling video tanpa tujuan, dapat berdampak buruk pada pelajar. Misalnya, anak kecil yang terlalu dini terpapar gadget seringkali menjadi toxic, menggunakan kata-kata kotor, atau meniru konten yang tidak pantas. Kondisi ini menunjukkan pentingnya bimbingan dari guru, orang tua, dan masyarakat untuk membentuk kebiasaan baik dalam menggunakan teknologi.
Harapan terhadap Pelajar di Era Teknologi
Penerapan Teknologi yang Bijak
Sekolah dan orang tua perlu membimbing siswa agar teknologi dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, bukan hanya sebagai alat hiburan.
Penanaman Etika Moral yang Kuat
Kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk menanamkan nilai-nilai moral seperti menghormati orang lain, kejujuran, dan tanggung jawab, bahkan di tengah arus digital.
Keseimbangan antara Teknologi dan Interaksi Langsung
Teknologi tidak boleh menggantikan nilai-nilai kemanusiaan. Pelajar perlu diajarkan pentingnya empati, kerja sama, dan komunikasi dalam kehidupan nyata.
(PD IPM KOTA KEDIRI)


