IPMJATIM.OR.ID GRESIK – Pembukaan kegiatan Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) 2025 yang digelar di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) berlangsung meriah dan penuh semangat, Senin (14/7). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur yang menyampaikan sambutan inspiratif kepada para peserta didik baru.
Dalam muqaddimahnya, Ketua Umum PW IPM Jawa Timur menyampaikan rasa syukur atas konsistensi IPM Jawa Timur dalam menyambut dan memaknai Fortasi setiap tahunnya. Ia menyebut bahwa para peserta didik baru adalah insan calon kader Muhammadiyah yang layak dirayakan. Dengan semangat kekinian, ia menyisipkan bait lagu dari Nadin Amizah sebagai bentuk pendekatan yang segar dan relevan dengan dunia pelajar masa kini.
“Artinya kami ingin memastikan, di manapun para pelajar Muhammadiyah berada, semua harus bergembira dan dirayakan.” tegasnya.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik yang dinilai sebagai sekolah yang merayakan seluruh potensi peserta didiknya. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi, inovasi, dan agenda yang dijalankan oleh sekolah.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Fortasi bukan hanya seremoni awal tahun ajaran baru, tetapi langkah awal yang akan menjadi fondasi penting dalam perjalanan pendidikan peserta didik. Mengutip Aristoteles, ia menyebut bahwa “pendidikan adalah hiasan dalam kemakmuran dan perlindungan dalam kesulitan.”
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Fortasi dirancang sebagai proses pendidikan yang bersifat transformatif—bukan hanya menyampaikan informasi, namun juga mengubah cara berpikir, merasakan, dan bertindak. Ia mengenalkan prinsip Deep Learning yang diusung oleh Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, yaitu mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan).

Tema Fortasi 2025 “Pelajar Hebat: Berkarakter dan Berdampak” menurutnya adalah seruan untuk melahirkan pelajar Muhammadiyah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, kolaboratif, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi.
Ia menjelaskan bahwa pelajar Muhammadiyah yang hebat adalah mereka yang:
- Menyadari bahwa kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa perubahan besar.
- Tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
- Siap menjadi pemimpin yang bermanfaat, bukan hanya ingin dikenal.
Tidak lupa, ia memperkenalkan IPM sebagai organisasi pelajar Muhammadiyah yang akan menjadi rumah pembelajaran, pertemanan, dan perjuangan bagi seluruh peserta didik baru.
Sebagai penutup, Ketua Umum PW IPM Jatim mengajak seluruh peserta Fortasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan hati yang terbuka. Ia menutup sambutan dengan pantun kreatif dan salam juang penuh cinta.
Dengan semangat Fortasi 2025, PW IPM Jawa Timur dan Spemdalas siap membentuk pelajar hebat yang berkarakter dan berdampak untuk masa depan bangsa dan persyarikatan.
Penulis: Erminah


