Oleh : Muhammad Faiz Alfarizi
eknologi telah menjadi bagian integral dalam kehidupan siswa di era modern. Dengan kemajuan seperti internet, media sosial, dan perangkat pintar atau bisa di sebut Ai siswa memiliki akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke informasi dan alat belajar. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan tantangan, terutama terkait dengan etika moral dalam penggunaannya tersebut.
Menurut saya saat ini siswa dihadapkan pada berbagai situasi di mana nilai moral mereka diuji, seperti plagiarisme, cyberbullying, atau penyalahgunaan informasi. Sebagai contoh, kemudahan untuk menyalin informasi / soal sekolah dari internet sering kali menggoda siswa untuk mengabaikan orisinal dan integritas akademik. Selain itu, media sosial, meski memberikan platform untuk mengutarakan ekspresi diri, juga menjadi tempat untuk berperilaku tidak etis seperti penghinaan, pencacimakian atau penyebaran hoaks.
Peran pendidikan moral sangat penting untuk membantu siswa memahami batasan etika dalam penggunaan teknologi. Guru dan orang tua harus bekerja sama memberikan panduan, termasuk mempromosikan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Pendidikan literasi digital juga perlu ditekankan dan di terapkan agar siswa mampu memilah informasi yang benar dan memahami dampak sosial dari perilaku mereka di sosmed.
Di sisi lain, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat etika moral siswa. Contohnya, platform pembelajaran berbasis digital sering kali dilengkapi dengan sistem penghargaan untuk mendorong perilaku positif, seperti kolaborasi, audiensi, dan kejujuran. Aplikasi pelacakan tugas juga dapat mengajarkan manajemen waktu dan tanggung jawab.
Pada akhirnya, teknologi bukanlah ancaman, tetapi alat yang memerlukan pengelolaan bijak dan baik. Dengan pendidikan yang tepat, siswa dapat menggunakan teknologi untuk mendukung perkembangan intelektual mereka tanpa mengorbankan nilai moral. Menurut Saya Integrasi teknologi dan etika ini adalah kunci untuk menciptakan generasi yang berakhlak, cerdas dan tentunya bijak secara digital dan bermoral tinggi.
(PD IPM KOTA KEDIRI)


