Audiensi Perdana PW IPM Jatim periode 2021-2023 dengan PWM Jatim

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur melakukan Audiensi dengan Ayahanda Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim guna membahas beberapa hal termasuk arahan kedepan untuk PW IPM Jatim. Bertepatan di Gedung PWM Jawa Timur, Jum’at, (01/10/2021).

Pada audiensi bersama PWM Jawa Timur, IPM Jatim diminta tidak meninggalkan ruh literasi. Terkhusus untuk terus mengajak para pelajar menumbuhkan ruh literasi sejak dini. Agar budaya literasi pada tubuh IPM terus berlanjut hingga kedepannya.

Selain itu kerja IPM tidak perlu banyak-banyak, tetapi efektif, mantep dan terlaksana. Dimana program kerja dapat menunjukkan kebutuhan pengembangan pelajar Muhammadiyah. Tentu menjadi salah satu upaya regenerasi pada tubuh IPM. Sehingga kader berkembang sesuai pada minat dan regenerasi di IPM terus berlanjut.

Ketiga, kecakapan biligualisme terus di tingkatkan. Hal ini penting mengingat berkembangan saat ini dimana keterbukaan dunia internasional berpengaruh pada pendidikan. Akan menjadi keperluan baru pada pelajar menguasai lebih dari satu bahasa terkhusus bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional.

Adapun arahan dari PWM Jatim “IPM jangan meninggalkan ruh literasi, program kerja IPM tidak perlu banyak-banyak yang penting mantep, ajeg dan terlaksana, serta kecakapan bilingualisme harus selalu ditingkatkan,” ungkap Ir. Tamhid Masyhudi, Sekretaris PWM Jawa Timur

Selain tiga poin sebelumnya, PWM Jatim berpesan agar IPM tidak lupa dengan 3T, yaitu tertib ibadah, tertib belajar dan tertib organisasi. Dari ketiga tersebut bisa menjadikan dasar kader IPM dalam mengembangkan bakat pelajar Muhammadiyah. Tak lupa PWM Jatim mengingatkan bahwa organisasi bukan menjadi alasan untuk berprestasi.

Setelah berprestasinya pelajar Muhammadiyah, kader IPM harus berupaya mendapatkan Beasiswa di Luar Negeri. Selain hanya belajar di Luar Negeri, juga ikut andil dalam dakwah persyarikatan. Sehingga syi’ar dakwah Islam terkhusus persyarikatan Muhammadiyah tersebar di luar Indonesia.

“IPM jangan lupa dengan 3T (tertib ibadah, tertib belajar, dan tertib organisasi). Jangan menjadikan alasan organisasi sebagai penghambat prestasi dan kader-kader IPM harus berupaya untuk mendapatkan beasiswa apalagi di luar negeri sehingga bisa menyebarkan syiar persyarikatan Muhammadiyah di luar negeri,” imbuh Drs. H. Nur Cholis Huda, M Si, Wakil Ketua PWM Jawa Timur. (Deni/Haqi)

Tinggalkan Balasan