Benarkah? Ada Peran Sentral Media Dalam Pemilu?

Media adalah tempat dimana orang melihat, membaca, mengamati bahkan membuat semua berita dan opini. 

Bagimana peran media di pemilu ?
Adakah peran sentral media di dalam pemilu ?

Saya jawab, ” Ya, jelas ada”

Bagimana tidak, di era digital sekarang memang peran media di pemilu sangat sentral, apa lagi dengan adanya Sosial Media (Facebok, Twitter, Web, dan Youtube).

Kita sebut saja Nitizen (warga internet) sangat cepat menerima berita yang di buat oleh media, entah berita baik atau tidak itu sudah tidak menjadi halangan nitizen untuk membacanya.

Di era saat ini saling menjatuhkan, saling menuduh lewat sebuah opini dan berita bahkah televisi sudah di jual belikan di hadapan umum, sudah tidak menjadi rahasia lagi Partai Politik ataupun calon yang akan di pilih nanti mengumbar janji dan visi misi.

Media berperan besar untuk itu, karena semua bisa saksikan, di baca, di amati lewat Media. Entah itu dari TV, Berita, Maupun Opini.

Pemilihan Umum saat ini adalah tempat demokrasi bagi masyarakat Indonesia.
Tapi apakah media berperan netral disini?
Itu kadang menjadi semua pertanyaan di sebagian besar orang yg akan memilih calon pasangan.

Media televisi Swasta sudah dikuasi oleh beberapa Partai Politik, itu menjadi salah satu bukti akankah media berperan netral disini??

Kita semua sudah bisa menjawab di tayangan-tanyangan berita saat ini.
Sebenernya ada memang media yg terus berperan aktif menjadi media yang baik. Tidak mengisi konten-konten berita yang bersifat menyudutkan, bahkah menyalahkan. Hanya saja memang tidak sebegitu banyak media yang bersikap seperti itu.

Kita sebagai Nitizen (Warga Internet) berhak memfilter berita-berita yang menyudutkan, jangan sampai pesta demokrasi ini di nodai dengan hal-hal yang buruk, yang nantinya akan membuat cacat Demokrasi.

Jadilah Nitizen (Warna Internet) yang tidak terprovokasi menjelang pemilu saat ini, banyak hal yang memang perlu kita semua lihat bagaimana media yang selalu netral dalam menyikapi isu Politik saat ini.

Jangan menjadi nitizen yang hanya melihat berita atau opini dari satu sudut pandang, jadilah nitizen (warna internet) yang cerdas dalam membaca berita Politik saat ini, apalagi Pemilu Gubernur Jawa Timur sedang Berlangsung.

Tentukan pilihan bukan berdasarkan Isu Politik dari Media, bukan berdasarkan berita-berita yang sifatnya menyudutkan.
Tapi tentukan pilihan berdasarkan hari nurani dan visi misi yang jelas untuk membuat Jawa Timur menjadi lebih baik lagi.

Jaga pesta demokrasi ini dengan tidak terprovokasi oleh media-media media yang berniat menjatuhkan salah satu Calon Pasangan atau Partai Koalisi

-SANDIKA RIZKY-
Ketua Redaksi Lembaga Media PW IPM Jawa Timur-

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *