Lompat ke konten

Demi Revitalisasi Gerakan Ini Yang Dilakukan PC IPM Ujungpangkah!

Pimpinan Cabang (PC)  Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ujungpangkah menggelar, “Dialog Pelajar dan Buka bersama”. Kegiatan ini bertempat di MI Muhammadiyah 1 Ujungpangkah. Mengusung tema, “menyongsong bulan Ramadhan sebagai revitalisasi pergerakan IPM berkemajuan”. Pada hari Kamis, 13 April 2023.

Dihadiri oleh PC Muhammadiyah Ujungpangkah, Pimpinan Daerah (PD) IPM Gresik,  PC Aisyiyah, PC Nasyiatul Aisyiyah (NA), Kwartir Cabang (Kwarcab) Hizbul Wathan (HW) Ujungpangkah, Karang taruna, Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU),  dan seluruh Pimpinan Ranting (PR) IPM Se-Ujungpangkah.

Diharapkan eksistensi pergerakan PC IPM Ujungpangkah dapat memberikan daya dobrak baru untuk keberlangsungan generasi, terlebih lagi untuk skala Ranting. Sebab sejak adanya wabah Covid-19, telah menjadikan banyak organisasi atau wadah pergerakan mengalami kemunduran. Akan tetapi bagi PC IPM Ujungpangkah ini bukan suatu yang harus ditakuti, tetapi ini merupakan tantangan yang harus dilawan dengan semangat juang yang tinggi.

Choirullah PCM Ujungpangkah dalam sambutannya berpesan, “IPM merupakan proses untuk menjadikan generasi-generasi yang baik, unggul, dan berkemajuan. Sebab IPM telah mempunyai kegiatan kader dalam membangunnya, yakni dengan melakukan Taruna Melati 1, Taruna Melati 2, Baitul Arqom, Pesantren Kilat Darul Arqom, dan masih banyak lagi yang seharusnya diejawantahkan untuk selalu dilakukan agar pembinaaan generasi berjalan dengan baik”.

Dalam ruang lingkup pelajar, hendak ditanamkan dengan betul akan islamisasi pergerakan. Sehingga pelajar lebih khususnya IPM, IPPNU atau IPNU dapat menjunjung nilai-nilai moralitas yang merupakan drajat tertinggi setelah seseorang menjadi manusia yang beriman. Sebagaimana yang disampaikan oleh Muzayin Akmal Khuluq S Or Ketua PC Pemuda Muhammadiyah (PM), yang merupakan pemateri dalam  kegiatan dialog pelajar dan buka bersama sekaligus.

Akmal Menyampaikan, “degradasi moral yang kini marak terjadi dalam pelajar atau siswa atau pemuda sekarang adalah ketika mereka ikut dalam sebuah organisasi kemudian ikut rapat atau kegiatan yang berlangsung dan tidak lama kemudian suara adzan berkumandang, tetapi mereka masih asyik dengan dunianya,” tuturnya.

“ketika pelajar selalu mengingat Allah, maka ia akan menjadi manusia yang beruntung, baik untuk pribadi atau organisasinya,” tambahnya.

“Ibarat seperti halnya cerita seorang penjual roti yang setiap harinya ia beristighfar yag menjadikan impiannya terwujud semua. Salah satunya adalah bertemu dengan imam Ahmad bin Hambal,” tutupnya. (Haris/Mhs)

Tinggalkan Balasan