Lompat ke konten

Ketika Anak-Anak Zaman Now Belajar Literasi Tulis dan Digital

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar SMA Muhammadiyah 2 Surabaya melaksanakan Workshop BEWARE (Bersama Warnai Literasi) yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Rabu, (30/032022)

Workshop ini dilakukan secara hybrid yang bertemakan “The Collaboration of Young Future Leaders and Literacy : Rise, Rebuilt, Renew.” Dengan tema ini diharapkan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dapat menjadi “Young Future Leaders”.

Workshop ini diharapkan bisa membangun bangsa dengan cara membangkitkan semangat, membangun ulang secara lebih baik sistem di bangsa ini dan pelaksanaan pembaharuan menuju arah yang lebih maju serta lebih baik melalui “kolaborasi” dengan literasi, kolaborasi dalam arti ikut serta untuk mengkaji pentingnya literasi, ikut serta melaksanakan dan mengenal budaya literasi.

Adapun narasumber kegiatan ini adalah Ipmawati Firda Dwi Aprilyawati selaku Sekretaris Bidang PIP Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur yang berkesempatan memberi materi literasi tulis meliputi artikel dan Berita.

Selain Ipmawati Firda, ada juga Ipmawan Irvanda Novikho Maise selaku Ketua Bidang PIP SMA Muhammadiyah 2 Surabaya periode 2019-2020 yang tidak kalah seru menyampaikan materi Literasi Digital meliputi Desain dan Editing.

Pembina Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 2 menyampaikan bahwa Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar SMA Muhammadiyah 2 Surabaya harus sering membaca karena tingkat literasi di Indonesia sangatlah rendah.

Diharapkan pula, para pengurus bisa semaksimal mungkin memahami materi, memperhatikan pemateri serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Literasi itu luas. Tak hanya membaca dan menulis saja dan tak hanya yang tertulis, tetapi literasi juga termasuk membaca apa yang tersirat di atas yang tersurat,” ujarnya.

Dalam Workshop BEWARE 2022 ini, para partisipan diberi kesempatan untuk bertanya, Ipmawati Fazila Hafsa salah satunya.

“Menyusun artikel apa perlu menggunakan bahasa baku atau boleh menggunakan bahasa sehari-hari seperti bahasa gaul?” tanyanya.

“Sesuaikan saja dengan tema yang kita pilih. Jadi artikel tersebut dapat menggunakan bahasa sehari-hari maupun bahasa baku mengikuti judul dan tema yang kita tentukan,” jawab Ipmawati Firda Dwi.

Seperti yang dijelaskan oleh Ipmawan Irvanda Novikho Maise pada Workshop ini, literasi digital itu memiliki banyak hal yang perlu diperhatikan. Seperti, tata letak, warna, fonts, dan masih banyak lagi.

“Pemilihan warna juga penting karna dapat menyampaikan mood dan dapat lebih menarik perhatian, dan juga di perhatikan gelap terang warna, karena di gelap terang dapat menyadarkan kita bahwa ada elemen atau tulisan di gambar itu, dalam desain juga lebih baik ada space kosong agar kita lebih mudah memahami, dan yang ga kalah penting adalah tata letak.” Ujar Irvanda Novikho dalam penyampaian materi Desain dan Editing.

Pada sesi Materi Digital di Workshop BEWARE 2022 ini, para partisipan diperkenankan untuk mempraktekkan langsung sembari dipandu oleh Ipmawan Irvanda.

(Aaliyah Zannuba Amirah, Diraya Farsya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *