Lompat ke konten

Kilas Balik Tangis Haru Ketua Umum PD IPM Pacitan dalam MUSYDA ke-X di akhir kepemimpinan

IPMJATIM OR.ID – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Pacitan menggelar Musyawarah Daerah (MUSYDA) ke-X di Gedung Kebanggaan Muhammadiyah Pacitan pada Ahad, 05 Mei 2024 (04/05/2024)

Kegiatan ini mengusung tema besar sebagai gambaran Ikatan Pelajar Muhammadiyah Pacitan kedepan yakni “IPM Pacitan, Inklusif, dan Kolaboratif”.

Dalam pembukaan Musyawarah Daerah ini dihadiri oleh segenap Organisasi otonom Muhammadiyah Pacitan, PD IPM se-Mataraman, dan Pimpinan Ranting se-Pacitan.

Pada umumnya, Musyawarah Daerah merupakan momentum untuk melahirkan generasi baru, mempertanggungjawabkan amanah yang telah dilaksanakan periode sebelumnya, serta merencanakan hal yang harus diamanahkan periode kedepannya.

Ketua panitia Ipmawan Suhudi Musyawarah Daerah IPM Pacitan menyampaikan, ” Pada MUSYDA ini diikuti oleh 11 ranting dari 23 ranting yang ada di Pacitan. Selamat datang di Pacitan, Bumi 1001 Goa”

Siapa sangka, momen Musyawarah Daerah IPM Pacitan sudah mencapai usia ke-X, maka dengan begitu Ketua Umum PD IPM Pacitan Ipmawan Winarno menegaskan tentang pentingnya menjaga spirit gerakan IPM, “Pantang menyerah dalam kebaikan, karna IPM ini adalah wadah kita untuk belajar, berdakwah, menambah pengetahuan dan relasa pada siapapun. Maka dari itu, IPM Pacitan yang meskipun berada paling ujung baratnya Jawa Timur, Namun semangat kita untuk terus melanjutkan eksistensi IPM Pacitan terus dijaga dan dilanjutkan”, ujarnya

Romantisasi dalam Musyawarah Daerah IPM Pacitan hadir ditengah-tengah rangkaian pembukaan bagai sinar yang terang terpancarkan untuk memberi sinar pada periode yang baru.

Dalam hal ini Ketua Umum PW IPM Jawa timur Ipmawan Hengki Pradana turut mengapresiasi, “Dengan penuh rasa haru dan bahagia, hari ini perlu menjadi catatan perjuangan bahwa IPM Pacitan mampu untuk mengemban amanah sebagai pelangsung dan penyempurna amanah. Terlebih lagi, IPM ini sebagai organisasi perkaderan yang terus melahirkan generasi. Maka, IPM Pacitan harus siap hadapi persaingan di era digitalisasi”.

Selanjutnya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pacitan yang diwakili oleh Ayahanda Ahmadi menegaskan bahwa, “Organisasi IPM adalah jembatan pertama yang harus dilalui kader persyarikatan muhammadiyah sebelum masuk ke ortom yang lebih tinggi”

Dalam hal ini turut menjadi perhatian kita bersama untuk senantiasa saling memberikan dukungan sehingga dalam menjalankan amanah di Ikatan ini mampu berjalan dengan sempurna.

Semoga dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Pacitan ini dapat berjalan dengan seksama dan menghasilkan keputusan terbaik kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *