Lompat ke konten

Melalui Pembukaan Fortasi Akbar, Dikdasmen PDM Ajak Pelajar Kembangkan Kreativitas

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sidoarjo gelar acara pembukaan fortasi akbar. Acara itu dihadiri oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Sidoarjo. Acara berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sidoarjo, Jum’at (14/7/2023).

Sejak pagi hari, para perwakilan IPM dari masing-masing sekolah yang ada di Sidoarjo telah berdatangan di lokasi. Kegiatan pembukaan fortasi akbar bertujuan untuk memberikan pengarahan pada kader-kader IPM di setiap sekolah agar berjalannya fortasi menjadi lancar dan berjalan sesuai dengan tujuan.

Dalam sambutannya, Muhammad Dimaz Fitransyah selaku Ketua PD IPM Sidoarjo menyampaikan bahwa tahun ini IPM Sidoarjo mengadakan fortasi dengan tagar “FORTASIK” yakni, fortasi asik. Harapannya dengan adanya fortasi yang asik, dapat menarik banyak kader baru untuk menjadi penerus di-organisasi IPM.

Pembukaan fortasi akbar kali ini mengangkat tema “Igniting The Spark of Youth Creativity.” Maksud dari tema tersebut adalah fortasi yang menjadi wadah orientasi siswa baru, yang memiliki makna, upaya mengembangkan potensi dan minat pelajar, sehingga membutuhkan stimulus untuk menggali kreativitas pelajar supaya menjadi lebih ekspresif.

“Jangan sampai pelajar IPM tidak punya kreativitas, mulai tanamkan jiwa-jiwa wirausaha, karena itulah yang dapat menghidup-hidupkan Muhammadiyah,” ujar Muhammad Kohar, Ketua majelis DIKDASMEN, dalam sambutannya.

Oleh karena itu, sebagai pelajar haruslah pintar dalam berkreativitas, karena dengan berpikir kreatif pelajar dapat mempertimbangkan ide-ide dan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Seperti dalam acara pembukaan fortasi akbar yang mengharuskan para pelajar untuk ber-ekspresi dengan media painting dan pohon harapan sebagai bentuk deklarasi fortasi yang akan diselenggarakan melalui pimpinan masing-masing.

“Di harapkan dengan adanya kegiatan pembukaan fortasi akbar, dapat lahir fortasi di ranting sekolah yang berjalan dengan ceria, gembira, dan menyenangkan, sehingga menjadi daya tarik IPM untuk menjadi ajang ber-ma’ruf nahi munkar dikalangan pelajar,” tutur Dimaz. Menurut nya, perasaan gembira dapat menjadikan pribadi percaya diri dan optimis sehingga dapat menjadi emosi positif yang dapat membantu menjadikan diri yang lebih kuat untuk melewati tantangan. (Venus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *