Menyikapi Masalah Perempuan dalam Media dan Kehidupan

Dipublikasikan oleh Ping pada

IPMJATIM.OR.ID – Behind.co coffee didatangi kurang lebih 50 peserta diskusi Dekonstruksi Keadilan Gender, Ahad (17/11). Diskusi tersebut diadakan oleh Bidang Ipmawati PW IPM Jawa Timur X Korps Ipmawati Jawa Timur. Acara tersebut tidak hanya dihadiri perempuan saja, tetapi juga turut dihadiri beberapa lelaki.

Sebelumnya, para peserta diajak menonton film pendek “More Than Work”. Film ini mengungkap potret perempuan di media dan kerentanan pekerja perempuan di media. “Semua ini memang di framing oleh media. Tetapi bagaimana caranya kita punya filter dan punya prinsip untuk menanggapi hal tersebut” Ungkap Tri, Sekretaris Bidang Ipmawati.

“Respon proaktif adalah kemampuan kita memilih respon terhadap suatu objek yg terdapat dihadapan kita. Sedangkan respon reaktif adalah respon otomatis yang berkaitan dengan kebiasaan. Diharapkan kita selalu memberi respon proaktif untuk menanggapi permasalahan karena perilaku kita adalah representasi dari diri kita,” Ungkap Arika, Kabid Ipmawati. Peserta terlihat sangat antusias dalam diskusi dan aktif menanggapi selama acara berlangsung.

Kegiatan tersebut dimulai setelah sholat maghrib dan berakhir saat jam 10. Acara tersebut berakhir dengan tanggapan dari Khalid Gibran yang berkata “Kuasa itu ada di dalam diri masing-masing, bukan pemerintah. Dan gender itu bagaimana cara mengadili, bukan pemerataan tetapi dimerdekakan”. (Pingda)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *