Misi Besar Pelajar dalam Mengelola Sampah

IPMJATIM.OR.ID – Pada 21 Februari 2005 silam, terjadi hujan deras yang memicu gunung sampah setinggi 60 meter longsor menimpa kampung cilimus dan kampung pojok, Cimahi, Jawa Barat hingga mengakibatkan kerusakan materil dan korban jiwa yang setahun kemudian tanggal 21 februari ditetapkan menjadi hari peduli sampah nasional.

Belum lagi fakta bahwa berdasarkan data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik di laut, hal ini membuat indonesia menjadi negara penyumbang sampah laut kedua terbesar di dunia.

Konsep pengelolaan sampah yang masih sekedar kumpulkan-angkat-buang masih membuktikan bahwa pengelolaan sampah masih jauh dari kata ramah lingkungan, sudah sepatutnya kita sebagai pelajar mulai mengadopsi konsep pengelolaan sampah yang mengedepankan nilai ekonomi dan terapan sampah.

Memaksimalkan nilai ekonomi maupun terapan dalam 3R Reduce, Reuse and Recycle sampah harus menjadi budaya dalam pengelolaan sampah di indonesia bisa dimulai dari hal kecil dari menggunakan limbah botol plastik sebagai wadah tanaman hidroponik atau menggunakan limbah cangkang telur sebagai bahan fertilisasi tanaman dan pembersih kerak kaca.

Kelak pola pengelolaan secara sirkular (yang terus menerus diolah) harus bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dalam ranah lingkungan hidup. Menuju itu kesadaran kolektif harus lebih digencarkan dan pelajar diharapkan bisa menjadi salah satu pelopor dalam mengedukasi pengelolaan sampah secara kreatif ini.

Selain menumbuhkan kreativitas dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi konsep pengelolaan sampah yang baru ini juga bisa memberikan wajah baru terhadap pengelolaan sampah di Indonesia, demikian ketika konsep pengelolaan sampah yang menekankan nilai ekonomi dan terapan sudah masif maka dampak dari penumpukan sampah bisa kita minimalisir. Ayo kelola sampahmu!

Oleh:

Riandy Prawita

Kabid Advokasi PW IPM Jawa Timur

Tinggalkan Balasan