Lompat ke konten

Optimis Cetak Saudagar Muda, PW IPM JATIM Gelar Business Plan Competitian.

IPMJATIM.OR.ID – Kestabilan ekonomi menjadi kunci sebagai penopang segala kebutuhan. Melihat kan hal itu, Bidang Pengembangan Kreatifitas dan Kewirusahaan (PKK) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur (PW IPM Jatim) menadakan Business Plan Competitian sebagai rangkaian akhir acara Sekolah Saudagar. Adapun acara ini tergabung dalam kegiatan Seklah Madani yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sidoarjo, pada tanggal (22-25/6).

Lebih lanjut, tujuan dari adanya Business Plan Competitian ini tidak lain untuk menggali potensi para saudagar muda khususnya di lingkungan Pelajar Muhammadiyah yang harus diwadahi. Bidang PKK PW IPM Jatim menafsirkan bahwa menjadi saudagar juga menjadi nilai profetik, mengingat bahwa Nabi Muhammad juga pernah menjadi pedagang disaat muda.

Pada kompetisi Business Plan kali ini para perseta membawakan konsep bisnis yang menarik dan inovatif untuk di implementasikan secara langsung. Adapun kompetisi ini berlangsung menghasilkan tiga juara teratas. Yakni, Juara 1 Amalia Nur Syahidah (PD IPM Jombang), Juara 2 Aninda Celina Alya Riza (PD IPM Trenggalek), dan Juara 3 Yunita Fitrotul Azizah (PD IPM Jember), yang mana memiliki karakteristik tersendiri di setiap bisnis plan yang di presentasikan.

Amalia dari PD IPM Jombang membawakan bisnis hijab yang Ameldailyhijab, yakni Butik Muslimah yang berfokus pada hijab, yang mana dalam penjualan produknya memanfaatkan pemasaran secara online baik melalui e-Commerce maupun media sosial.

Berbeda dengan Amalia, Aninda dari IPM Trenggalek memaparkan bisnis kuliner Camiland berupa kripik talas dengan kemasan yang ekonomis dan dapat dibawa kemanapun, sehingga mempermudah untuk dikonsumsi.

Sedangkan Yunita dari PD IPM Jember membawakan bisnis berupa kuliner yang bernama Dapuryousal. Adapun Dapuryousal ini berfokus pada kuliner pedas dan salah satu produknya ialah ceker pedas, sebelumnya ia melihat banyak masyarakat suka makanan pedas teruatama perempuan Indonesia, sehingga menjadi target market yang cocok.

Terakhir, harapan dari adanya kegiatan ini bahwa pelajar khususnya di lingkungan Muhammadiyah untuk bisa lebih percaya diri dalam mengembangkan unit-unit bisnis. Tidak perlu langsung membuat bisnis yang langsung besar, namun dapat dimulai dari pengembangan bisnis melalui media online yang saat ini sangat marak, serta mengikuti bazar-bazar di event tertentu. (Haq/ Faq)

Tinggalkan Balasan