Pasca Banjir Bandang Banyuwangi, Inilah Aksi Mereka sebagai Pelajar Tangguh Bencana

IPMJATIM.OR.ID. BANYUWANGI – Ratusan rumah rusak akibat banjir bandang yang menerjang di Desa Alas Malang Kecamatan Singorujuh, Kabupaten Banyuwangi pada Jumat (22/6) lalu. Banjir diduga diakibatkan adanya gerakan tanah di lereng Gunung Raung dan curah hujan yang tinggi, akibatnya sejumlah pohon, arus lumpur dan material kayu tak bisa dibendung lagi. Dengan kejadian ini banyak orang dari kecamatan lain turut membantu korban yang terkena musibah.

Tak terkecuali dari Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Pakis dan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Walaupun jaraknya lumayan jauh mereka rela membantu korban bencana tersebut.

“Kitakan sebagai makhluk sosial dan ciptaan Allah ya hendaknya saling membantu satu sama lain” Ungkap Rizky Forest Fikriansyah selaku ketua bidang KDI PC IPM Pakis.

Erik, sapaan akrabnya, mengaku senang dan sedih bisa membantu korban yang terkena bencana alam banjir bandang tersebut. “Ya perasaan saya ada senangnya ada sedihnya. Senangnya saya baru pertama kali ini turun tangan langsung membantu mereka dan bisa berlumuran lumpur. Sedihnya saya merasa kasian kepada warga yang rumahnya berisi lumpur hingga se-lutut saya” Jelas Erik kepada IPMJATIM.OR.ID saat dihubungi melalui WhatsApp pada Ahad (24/06/2018)

“Saking tingginya lumpur, ada teman kami yang sampai terperosok. Semua itu ada senengnya dan sedihnya” Tambah Erik.

Walaupun jauh Erik beserta belasan teman lainnya menuju tempat kejadian begitu antusias. “Ya namanya panggilan dari hati, walaupun jaraknya satu jam menaiki motor, kami akan tetap kesana” Jelas Erik.

Dengan hal ini senada dengan poin keempat pada saat deklarasi pelajar tangguh bencana yang diresmikan di Malang (1/12/2017) lalu. Poin itu berbunyi berbunyi ‘selalu siap siaga menghadapi bencana serta menanggulanginya dengan ilmu’. *(Azmi)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *