Lompat ke konten

PCIM Turki Ajak Kader IPM Melanjutkan Studi Ke Luar Negeri

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki dengan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur berkolaborasi untuk mengajak seluruh kader IPM bisa melanjutkan studi di luar negeri. Kegiatan ini dinamakan Kelira (Keliling Indonesia Raya) PCIM Turki, mengusung tema “Mengenalkan Lebih Dekat Pendidikan dan Sinar Sang Surya di Tanah Ustamani”. Kegiatan berlangsung hybrid bertempat di Aula MI Muhammadiyah 22 Sugihwaras-Bojonegoro, Ahad (13/11/2022).

Kelira PCIM Turki dan PW IPM Jawa Timur ini bertepatan dengan kegiatan Pimpinan Daerah (PD) IPM Kabupaten Bojonegoro. Dihadiri oleh Apt Naufal Hanif S Farm Wakil Ketua PCIM Turki selaku pemateri pertama, Irsyad Muhammad Aziz Ketua Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Ankara-Turki selaku pemateri kedua, dan 100 Kader IPM Bojonegoro.

Pada materinya, Apt Naufal Hanif S Farm, atau sering dikenal dengan sebutan Naufal menjelaskan tentang bagaimana dan apa saja cara mendapatkan beasiswa luar negeri terkhusus di Turki.

“Yang pertama adalah syarat berkas, yaitu ijazah (transkip nilai), pas foto, surat rekomendasi, Id Card (KTP/Akta kelahiran/ pasport), sertifikat pendukung atau operasional (IELTS, TOEFL, dan beberapa serifikat lainnya termasuk sertifikat seminar dan serifikat lomba nasional ataupun internasional), dan proposal riset dan contoh beberapa karya tulis (untuk dektoral dan riset),” tuturnya.

Naufal juga menjelaskan bagaimana cara mendaftar beasiswa tersebut, yaitu membuat akun di http://www.turkiyeburslari.gof.tr/ lalu isi data dengan lengkap dan tunggu konfirmasi via email, selanjutnya adalah tahap wawancara (biasanya dilaksanakan bulan juni), yang terakhir kelulusan.

“Jika ada kader IPM yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri tidak usah bingung-bingung, nanti kami akan membimbing sampai kalian benar-benar diterima oleh kampus,” tutur Naufal.

Materi dilanjutkan oleh Irsyad Muhammad Aziz yang menjelaskan tentang PCIM Turki dan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Turki.

“PCIM Turki membuat program Kelira ini supaya para kader khusus di IPM mampu mengenal lebih dekat pendidikan dan Muhammadiyah di luar negeri. Harapan kami setelah melaksanakan Kelira ini kawan-kawan semua paham dan semangat untuk melanjutkan studi. Syukur-syukur ke luar negeri,” tutup Irsyad. (Mahes)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: