Skip to content

PD IPM Kabupaten Mojokerto Gelar Kajian Keislaman Dan Rakerda

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Mojokerto menggelar dua kegiatan di Masjid Al Fatah, Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Ahad (20/02/2023). Kegiatan tersebut adalah kajian keislaman dalam rangka memperingati isra mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H yang dilanjut dengan kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA).

M Hobir, Ketua PDM Kab. Mojokerto 2017 – 2022 didapuk menjadi narasumber. Kegiatan itu mengangkat tema “Membangun Generasi Muda Islami, Berdasarkan Keteladanan Akhlak Nabi Muhammad SAW”. Dalam isi kajian tersebut, Hobir mengajak para pelajar untuk terus kontribusi dan belajar dengan sungguh-sungguh. “Hal ini dilakukan sehingga kalian bisa menjadi kader teladan di masa yang akan datang”, tuturnya.

Dia juga memberi apresiasi kepada seluruh pelajar yang hadir, dari acara inilah kita bisa duduk dan bersilaturahim bersama untuk membawa IPM Kabupaten Mojokerto semakin baik dan berkembang. Seusai kajian, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Acara dihadiri oleh Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur. Abdul Maliki, perwakilan PW IPM Jatim berharap agar perkembangan IPM di Mojokerto bisa terus eksis memberikan media organisasi ini untuk pelajar.

“Sesuai dengan tema ini, yakni Masifikasi. Diharap dari sesuatu yang masih masih bisa menjadi acuan kita untuk memperbaiki dan melangkah menuju proges yang belum kita lakukan, sehingga eksistensi ini akan terus baik dan berkelanjutan,” ujar Ketua Bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga (Asbo) PW IPM Jawa Timur.

Ketua Umum PD IPM Kabupaten Mojokerto, Muhammad Iqbal Rahman dalam sambutannya juga menyampaikan pesan untuk kader ranting dan cabang. “Saya berharap, kita sebagai pelajar bisa menjadi pelajar yang memiliki karakter dan kelebihan sesuai dengan bidang yang kita minati. Juga berharap agar pelajar Muhammadiyah bisa menjadi kader 3 is,” ujar nya.

3 is yang dimaksud adalah intelektualis karena seorang pelajar harus memiliki pikiran berkemajuan, cerdas dan kreatif. Kemudian agamis karena pelajar yang baik adalah pelajar yang senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai moral keislamannya. Sedangkan yang terakhir adalah humanis, pelajar juga harus bisa menjadi manusia atau pendukung untuk teman-temannya agar bisa bermanfaat bagi sesama manusia.

“Dari ketiga karakter ini diharapkan kegiatan IPM di Kabupaten Mojokerto yang masih masif bisa berkembang dengan pelan-pelan agar eksistensi seorang pelajar akan terus menjadi yang terbaik, bila perlu mengharumkan nama sekolahnya menjadi alumni terbaik disekolahnya,” tegas nya. (Iqbal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *