Lompat ke konten

PD IPM Sidoarjo Gelar Follow Up Digital Talent Class

IPMJATIM.OR.ID – Dalam rangka mengembangkan skill pasca Digital Talent Class, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sidoarjo mengadakan Follow Up DT Class. Mengusung materi “Dasar Pemrograman Web Berbasis Frame Work” dan berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sidoarjo, Sabtu (18/02/2023).

Acara ini dibuka oleh Nur Indah, Ketua Pelaksana DT Class dengan mempersilahkan para peserta mengenalkan diri masing – masing. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan seluruh anggota Bidang Teknologi dan Informasi PD IPM Sidoarjo. Acara ini juga didampingi oleh Rusdany sebagai mentor. Dalam pembukaan materinya, Rusdany menyampaikan harapannya kepada para peserta agar dapat mendirikan bidang Teknologi dan Informasi (TI) di pimpinan masing-masing.

“Gimana kalau kita berangkat dari sini kemudian membangun komunitas, yang komunitas itu berkelanjutan sebagai bentuk follow up teman-teman dan juga menyalurkan materi dari Digital Talent Class ke cabang dan ranting masing-masing”, ajak Rusdany.

Sebelumnya, pada tanggal 24-25 Desember 2022 lalu, PD IPM Sidoarjo mengadakan DT Class yang berisi pelatihan pembuatan website dan pelatihan jurnalistik. Rusdany melanjutkan, bahwa ia bersyukur kelas dalam pelatihan pembuatan website di DT Class kemarin berjalan baik dan eksklusif. Hal ini dikarenakan pemateri berasal dari PP IPM sehingga memberikan banyak privilage dan value kepada para peserta.

Selain itu, ia memuji ide PD IPM Sidoarjo yang telah menggelar acara tersebut. Ia mengklaim bahwa acara itu merupakan pelatihan pertama kali yang bersifat teknologi, membahas tentang website di Indonesia khususnya di kalangan Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan digelar secara offline.

Rusdany juga menawarkan kesediaan para peserta untuk membuat suatu komunitas. Kemudian kelas dimulai dengan pengenalan dasar pemrograman yang ia kutip dari seorang Dosen Universitas Pasundan, Sandhika Galih. Di kesempatan kali ini, para peserta belajar menggunakan aplikasi Visual Studio Code. Para peserta saling bertukar informasi dan saling membantu satu sama lain saat kesulitan memahami materi yang disampaikan.

Di akhir kelas, peserta di berikan penugasan berupa membuat web seperti contoh yang telah diberikan pemateri. Para peserta diberikan waktu dua minggu untuk dapat menyelesaikan projek mereka. Lalu acara ditutup dengan do’a dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Kepada penulis, Rusdany berkata, “Harapannya materi yang telah disampaikan dapat dipahami, para peserta dapat mengembangkan skill, mengerjakan tugas yang diberikan dan mengimplementasikan ilmu yang didapat serta mengajak teman-teman ranting atau cabang sehingga acara selanjutnya lebih ramai”. (Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *