Skip to content

Pengukuhan PD IPM Sidoarjo Menjadi Awal Perjalanan IPM Sidoarjo 2023-2025

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sidoarjo periode 2023/2025 menggelar pengukuhan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (28/06/2024). Acara ini diselenggarakan guna mengukuhkan nahkoda baru PD IPM Sidoarjo yang terpilih pada Musyawarah Daerah ke XXII April lalu.

Acara ini dihadiri oleh kader IPM se-Sidoarjo, PD IPM se-Gerbang Kertasusila atau kawasan Surabaya Raya yang meliputi Gresik; Bangkalan; Mojokerto; Surabaya; Sidoarjo; dan Lamongan, perwakilan PP IPM serta organisasi kepemudaan lain di Sidoarjo. Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh terkemuka di Sidoarjo mulai dari Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) hingga Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Kabupaten Sidoarjo.

Dimaz Fitransyah, Ketua Umum PD IPM Sidoarjo Periode 2021-2023 dalam sambutannya mengatakan bahwa slogan baru PD IPM Sidoarjo yakni Pelajar Berkarya merupakan bentuk keberlanjutan dari periode sebelumnya yang mengangkat slogan pelajar eksploratif dan inspiratif. “Hal-hal yang baik silahkan dilanjutkan, diperbaiki yang buruk tanpa meninggalkan semuanya. Kita bisa tetap membawa semangat dari periode sebelumnya ke periode kini”, tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PD IPM Sidoarjo terpilih, M.Alfarisi Nuryahya mengatakan “Periode ini akan mengusung pelajar berkarya sebagai manifestasi dari pelajar eksploratif dan inspiratif”. Menurutnya, Pelajar Berkarya merupakan suatu wadah bagi teman-teman pelajar Muhammadiyah se-Sidoarjo untuk mengekspresikan diri di berbagai bidang.

Pada periode ini, Faris akan dibersamai oleh Bima Fikri sebagai Sekretaris Umum terpilih. Faris juga tak lupa menyampaikan harapannya untuk IPM Sidoarjo, ia ingin IPM dapat berdampak kepada masyarakat melalui karya di tiap cabang maupun ranting sesuai gerakan Pelajar Berkarya. Ia juga menutup dengan kutipan dari buku Dinamisasi Gerakan Muhammadiyah : Agenda Strategis Abad Kedua karya Prof Dr H Haedar Nashir M Si.

“Mengutip buku tersebut, siapapun dan apapun latar belakangnya diharapkan berpartisipasi aktif karena gerakan akar rumput menjadi manifestasi IPM dalam menyongsong Pelajar Berkarya melalui social culture tiap kecamatan hingga pelosok desa masing-masing,” tutupnya. (Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *