Lompat ke konten

Pidato Iftitah Ketum IPM Jatim, Ungkap Warisasn Terbaik Bagi Gerakan Berkemajuan

IPMJATIM.OR.ID – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Terdepan, Inklusif Berkelanjutan, hal ini selaras dengan Peneguhan Prinsip Dasar Ikatan, dalam berorganisasi terus melakukan sinergitas, kolaboratif, dan kaderisasi IPM terkhusus Jawa Timur. Pernyataan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Umum IPM Jawa Timur (IPM Jatim) pada pidato Ifititahnya pada agenda Musywarah Wilayah XXIII IPM Jatim 16 Desember 2023 di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Nafis Alfiansyah Zamani menegaskan bahwa IPM Jatim telah banyak meninggalkan beberapa artefak-artefak pemikiran, gerakan, dan ilmu yang disumbang secara cuma-cuma hanya untuk melihat kebesaran hati dan fikiran untuk ikatan ini. Dan narasi berkelanjutan adalah manifestasi bahwa aktualisasi program tidak sekedar terbatas pada jangka periode ke periode, tapi berkesinambungan antara periode. Tidak terpatok asal berbeda pimpinan, berbeda orang lantas programnya berbeda.

“itu semua tidak lepas menciptakan outcome-nya sama untuk mencapai visi misi jangka panjang, meskipun setiap kegiatan punya takjub dan indikator keberhasilan yang berbeda” ujarnya.

Lebih lanjut, pria asal Kabupaten Pasuruan itu melalui IPM Jatim mengajak kepada teman-teman semua Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Jawa Timur, dari ujung Timur Banyuwangi hingga ujung Barat Ngawi, dan dari ujung Selatan Malang (Sempu) hingga ujung Utara Gresik (Bawean) untuk penting memantapkan komitmen dalam menjalankan amanat, program, dan kegiatan yang menjadi tanggungjawab secara kolektif dan tersistem untuk menjadikan Ikatan Pelajar Muhammadiyah ke depan semakin unggulberkemajuan serta memberi manfaat yang terbaik bagi kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.

Terakhir, ia berharap sekaligus berpesan kepada seluruh kader IPM se-Jatim khususnya para Generasi-z (GenZ). Perlu adanya kesadaran bahwa saat ini telah masuk di era baru, yakni perkembangan teknologi AI. Harapan kedepan generasi Z bisa memaksimalkan Artificial Intelegence (AI) baik dalam sistem organisasi maupun sistem perkaderan. Yang Terakhir terkhusus kepada para semua Peserta Musywil XXIII IPM Jawa Timur yakni selamat bermusyawarah dan berdialektika bersama dengan spirit amar ma’aruf nahi mu’nkar, gigih, dan pembaharu.

“kita perlu ingat bahwa saat ini sudah memasuki era digitalisasi yang sangat hebat dan cepat, dibuktikan dengan perkembangan teknologi yang sangat masif. Hal tersebut harus kita sambut secara baik dan bijak, semua perkembangan itu harus kita manfaatkan dengan maksimal dengan membuat gagasan serta inovasi berkemajuan serta berkelanjutan” tutupnya. (Faqih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *