Lompat ke konten

PW IPM Jawa Timur dan Majelis Dikdasmen Tegaskan Eksistensi IPM Sebagai Organisasi Intra di sekolah Muhammadiyah

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur adakan audiensi bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PWM Jawa Timur. Rabu, (08/06/2022).

Kegiatan audiensi ini bertempat di kantor PWM Jawa Timur. Dihadiri Langsung oleh Ketua Majlis Dikdasmen, Dr. Arbaiyah Yusuf, M.A dan sekretaris Majelis Dikdasmen, Phonny Aditiwan Mulyana, MM. Sedangkan dari PW IPM Jawa Timur Nafis Zamani Alfiansyah ketua umum PW IPM, Kevin Argo Beni ketua bidang Perkaderan, Farhan Alif Ujilast ketua bidang Kajian Dakwah Islam (KDI), Ina Afrina Faiqotun Nisa ketua bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP), Razif Abdillah ketua bidang Lingkungan Hidup (LH), dan Devi Meyla bendahara umum.

Menyikapi hal tersebut, PW IPM Jawa Timur dan Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur menegaskan, bahwa IPM sebagai organisasi intra di sekolah Muhammadiyah.

Dalam upaya mengembangkan sikap leadership dan pendidikan karakter pada siswa dapat dilakukan melalui berbagai organisasi kesiswaan seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

IPM bisa disebut juga Organisasi Intra Sekolah (OSIS) pada sekolah negeri, tetapi jika di sekolah Muhammadiyah IPM sebagai Organisasi Siswa Intra Sekolah. Namun, masih ada sekolah yang menjadikan IPM ini dalam Ekstrakulikuler sekolah.

Idealnya IPM di sekolah (Pimpinan Ranting) itu ada sebagai organisasi intra sekolah, bukan ekstra. Dan semua kegiatan ekstrakurikuler dibawah naungan IPM.

Melacak jejak sejarah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berdiri 18 Juli 1961, hampir setengah abad setelah Muhammadiyah berdiri. Namun demikian, latar belakang berdirinya IPM tidak terlepas kaitannya dengan latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam amar maruf nahi mungkar.

Muhammadiyah berupaya melakukan pemurnian terhadap pengamalan ajaran Islam, sekaligus sebagai salah satu konsekuensi dari banyaknya sekolah yang merupakan amal usaha Muhammadiyah untuk membina dan mendidik kader.

Itulah yang dirasakan perlu hadirnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai organisasi para pelajar yang terpanggil kepada misi Muhammadiyah dan ingin tampil sebagai pelopor, pelangsung penyempurna perjuangan Muhammadiyah.

Harapannya kedepan, semoga keberadaan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) disekolah tidak lagi dipandang sebelah mata.

(Maheswari)

Tinggalkan Balasan