Lompat ke konten

Ramai Isu Diskriminasi Islam Uyghur, PD IPM Sidoarjo Mengedukasi Pelajar dengan Kajian dan Diskusi Terbuka

IPMJATIM.OR.ID – Bidang PIP PD IPM Sidoarjo mengadakan Kajian Umum dan Diskusi (KUD). Kajian tersebut membahas tentang Diskriminasi Islam di Uyghur dan dihadiri 25 peserta. Bertempat di Audit Nyai Walidah, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Sabtu (11/01/2020).

Ketua bidang PIP PD IPM Sidoarjo, Dikky Rachman mengaku mengadakan acara ini dengan tujuan agar pelajar Sidoarjo melek isu global. Hal ini sebagai bentuk simpati dan empati terhadap suku yang didiskriminasi.

Materi yang dibawakan oleh Khalid Gibran, Ketua Bidang Advokasi PD IPM Sidoarjo meliputi HAM, diskriminasi, dan fenomena sekaligus sejarah penindasan masyarakat muslim di Uyghur. Ditemani Razif Abdillah selaku moderator, acara dimulai dengan cerita sejarah singkat mengenai ideologi komunis di Cina yang mulai gencar pada awal abad ke-19.

“Saat pusat pemerintahan Cina berpindah dari Tiongkok ke Beijing, perpindahan itu disertai dengan perpindahan ideologi, politik, ekonomi dan lain-lain. Akibatnya, industri semakin kuat sedangkan nilai agama di Cina hilang,” ungkap Gibran.

Ia menjelaskan alasan mengapa suku Uyghur didiskriminasi oleh Cina. “Yang pertama karena kepentingan politik, lalu karena pemerintah Cina ingin menyeragamkan agar Cina hanya punya 1 ideologi dengan alasan nasionalisme,” katanya.

Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti acara tersebut. “Kajian yang menarik, semoga akan ada kajian dan diskusi yang lain”, ungkap Hanif Surya, salah 1 peserta dari PC IPM Sidoarjo. (Pingda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *