Rendah Minat Baca, Pelajar Bangkalan Gelar Workshop Literasi Berbasis Teknologi

Minat baca masyarakat Indonesia menurut UNESCO menunjukkan angka 0,001%. Riset lain juga menyatakan posisi minat baca berada di peringkat 2 dari bawah, persis dibawah Thailand.

Peduli dengan hal tersebut, PD IPM Bangkalan adakan Workshop Literasi Berbasis Teknologi. Diadakan pada hari Ahad (10/12) di Aula At Taqwa Bangkalan. Diikuti 36 peserta pelajar se Kab Bangkalan.

IPM sebagai generasi berkemajuan harus peka terhadap rendahnya minat baca. Harus cepat bergerak untuk menuntaskan semuanya.

“IPM sebagai pelopor gerakan pelajar berkemajuan harus mampu meningkatkan minat baca masyarakat,” Ucap Isrotul Sukma.

Selain itu, perkembangan teknologi yang luar biasa. Harus terus diimbangi dengan pengetahuan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Itulah mengapa kami mengadakan workshop ini berbasis teknologi,” Tegas Ketua Pelaksana saat sambutan.

Harapan kedepannya, setelah usai acara ini. Peserta bisa membuat berita dengan baik, buat karya ilmiah yang baik. Serta bisa mengimbangi dengan penggunaan teknologi.

“Usai workshop harus menghasilkan karya,” Tegasnya dengan bergelora.
Pelajar Bangkalan progresif! (Bustomi)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Tomy berkata:

    Bangkalan progresif!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *