Lompat ke konten

RESMI DILANTIK, FRIDA JANJI HIDUPKAN LAGI IPM KEPUNG SETELAH LAMA VAKUM

IPMJATIM.OR.ID – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Kecamatan Kepung, Kediri mengadakan pelantikan kepengurusan baru. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Kepung pada hari Ahad (27/01) ini dihadiri ketua PCM dan PCA Kecamatan Kepung serta pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Kecamatan Kepung.

Frida Purwanti, ketua umum PC IPM Cabang Kepung yang baru saja dilantik menyampaikan, “Melihat sangat lama sekali IPM Cabang Kepung ini vakum, kita sebagai pewaris senior-senior merasa prihatin dengan keadaan ini, dengan banyaknya fasilitas dan peluang untuk diberikan kepada kita, sedikit demi sedikit kita membagun IPM kembali seperti dulu, karena kami menyadari kalo bukan kita siapa lagi yang mau memperjuangkan dakwah Muhammadiyah,” ungkapnya.

Diketahui IPM Cabang Kepung sudah begitu lama vakum, menyadari hal ini para kader-kader baru dengan semangatnya ingin menghidupkan IPM Kepung kembali seperti sedia kala. Maka dari itu, dengan terselenggaranya pelantikan pengurus baru ini, akan muncul ide-ide baru dalam menyiarkan dakwah Muhammadiyah di kalangan muda khususnya para pelajar.

Selain melaksanakan kegiatan pelantikan, PC IPM Kepung juga melaksanakan Seminar Kepemudaan yang dilangsungkan sekaligus dalam satu hari. Seminar yang merupakan agenda pertama mereka ini digelar dengan harapan selanjutnya akan semakin banyak lagi kegiatan yang bisa digelar oleh PC IPM Kepung. “Oleh karena itu sebagai pengurus PC IPM Kepung yang baru, kami ingin mengembalikan eksistensi PC IPM Kepung selayaknya capung yang dapat terbang tinggi,” imbuh Frida.

Dalam Seminar Kepemudaan yang diisi oleh Ahmad Mushofa dari PW IPM Jawa Timur, kegiatan ini mengusung tema ‘Meningkatkan Eksistensi Pelajar dalam Menghadapi Zaman yang serba Digital’. Dalam kesempatan ini Ahmad Mushofa menyampaikan pelajar harus eksis dalam menghadapi zaman yang serba digital ini, namun harus tetap berpedoman pada nilai-nilai perjuangan agama Islam. “Sebagai pelajar Muhammadiyah harus mampu menjadi cerminan baik bagi pelajar lain. Di era digital ini banyak sekali cara dalam menyiarkan dakwah Muhammadiyah, salah satunya adalah dengan memanfaatkan sosial media. Dengan ini menjadi jalan besar untuk pelajar mampu berkreativitas dalam mewujudkan karya nyata,” lanjut pria yang kerap disapa Shofa ini.

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan seminar ini pelajar Muhammadiyah khusunya dari Kecamatan Kepung mampu bersaing dalam mengarungi zaman yang serba digital ini.
(AF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *