Lompat ke konten

Rovien Aryunia : Kunci Utama Mendukung Demokrasi itu Berpikir Kritis

IPMJATIM.OR.ID – Rovien Aryunia, relawan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) didapuk menjadi pemateri Webinar Advokasi pelajar volume 7. Acara itu digelar Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sidoarjo pada Minggu (29/10/2023). Pada webinar kali ini, PD IPM Sidoarjo mengangkat topik “Belajar Menjadi Pemilih Pemula Cerdas Tanpa Hoax”.

Dipilihnya topik ini bukan tanpa alasan. Saidah Basham panitia sekaligus moderator webinar ini berkata, “Tujuan webinar ini itu untuk menghadapi pemilu 2024. Karena pelajar jadi pemilih pemula, secara survey pemilih pemula yang akan mendominasi suara. Pengennya temen-temen bisa merasakan pesta demokrasi tanpa anarkis, bisa memilah berita hoax”. Ia juga berharap para peserta terbekali mengenai materi hoax, bisa menjadi pelajar yang terdirik dan beretika dalam berdemokrasi.

Mulanya, Rovien Aryunia menceritakan awal berdirinya MAFINDO yang disebabkan oleh keresahannya dan teman-temannya. Hoax yang semakin meluas selama pemilu tahun 2014 dan kurangnya etika pengguna sosial media membuatnya tergerak mendirikan MAFINDO pada tahun 2016. Kepada peserta webinar ia berkata, “Tau ga kalian kalau misalnya proses pemilu itu dari awal sampai akhir totalnya sekitar 20 bulan?”Lalu ia menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelum diadakannya pemilu dari awal hingga akhir sebagai pengantar materi.

“Hoax itu musiman kayak buah. Sudah bisa diprediksi, tahun depan antara bulan Februari sampai oktober kita dibuat tidak percaya dengan hasil pemilu. Itu siklus berulang setiap tahun”, ucapnya.

Tak lupa, Dosen praktisi program magister UNAIR itu menghimbau peserta untuk mendampingi orang tuanya dalam menerima dan memilah informasi yang datang. Hal itu merupakan bentuk bakti kita kepada orang tua agar orang tua tidak terjebak hoax. “Hoax selalu memainkan emosi kita baik emosi bahagia atau kemarahan. Karena itu kunci utama mendukung demokrasi itu berpikir kritis”, jelasnya.”Kalian boleh milih pak Ganjar, boleh banget milih pak Anies atau pak Prabowo. Bahkan kalau golput itu hak kalian. Tapi jangan sampai ada hoax diantara kita”, pungkasnya. (Putri)

Tinggalkan Balasan