Lompat ke konten

Sekretaris PWM Jawa Timur Sampaikan Tantangan Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

IPMJATIM.OR.ID – Hari kedua Pelatihan Kader Madya Taruna Melati 3 (PKMTM3) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur berlangsung daring via Zoom Meeting. Materi kedua membahas tentang “Pernyataan Satu Abad dan Tantangan Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua” oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Biyanto, Sabtu (17/4).

Materi dibuka dengan perkenalan tentang majelis dan lembaga yang ada di Muhammadiyah. Beberapa diantara nya, Biyanto menyebutkan “Isu pengembangan islam, kita punya majelis tarjih dan tabligh. Isu kesehatan ada MPKU dan MCCC. Isu sosial ada MPM, Lazismu, MDMC dsb”.

Ia pun menegaskan bahwa hampir semua isu di masyarakat sudah terbaca dan sudah ada di Muhammadiyah. Muhammadiyah selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui lembaga-lembaga yang ada.

Tantangan Muhammadiyah di abad kedua ini adalah media digitalnya. Menurutnya, Muhammadiyah masih menjadi penikmat dan pengamat. Sedangkan dalam membangun peradaban digital, ia mengatakan dibutuhkan 3 hal. “Yang pertama integrasi melalui gagasan, misalnya bagaimana caranya pemimpin-pemimpin itu di isi oleh kader-kader Muhammadiyah? Pertanyaan besar itu sudah muncul di depan mata. Dan kalau bukan Muhammadiyah, siapa lagi?” tuturnya. Yang kedua adalah kolaborasi yang sudah merupakan suatu kebutuhan, dan selanjutnya adalah akselerasi.

Biyanto juga mengatakan Muhammadiyah sangat terbuka dengan kritikan karena mengkritik tidaklah haram. “Jika ada sesuatu yang tidak cocok dengan Muhammadiyah, silahkan memberikan kritik. Sampaikan apa masalahnya dan jangan malah pergi karena saling mengingatkan itu dakwah,” ujarnya. Ia menambahkan, “Apa yang belum sepenuhnya kita capai, jangan kita tinggalkan”.

(Pingda)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: