Lompat ke konten

Techmunity : Platform Komunitas Pencerdasan Digital

Era digital saat ini, membuat penggunaan berbagai platform sudah masif dilakukan oleh banyak kalangan, terkhusus bagi pelajar. Melihat akan hal itu Bidang Teknologi dan Informasi (TI) Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur (PW IPM Jatim) merilis Techmunity. Adapun platform ini menjadi sebuah komunitas digital yg fokus pada jalan edukasi ataupun tutorial terhadap hal-hal yg ada pada dunia digital.

Ghazwu Fikril Haq selaku Ketua Bidang TI menjelaskan bahwa Techmunity ini adalah Komunitas pencerdasan digital yang dibentuk sebagai upaya PW IPM Jawa Timur dalam membangun Sumber Daya Pelajar yg sadar dan terampil. Dimana sumber daya ini, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terkait pemanfaatan teknologi informasi sebagai media penunjang aktivitas keseharian, yang menggantikan beberapa aspek konvensional menjadi digital dengan berbagai fleksibilitas maupun kemampuan yang dimiliki teknologi tersebut. Selain itu, melalui platform ini juga yg diharapkan mampu melahirkan dampak2 positif yang lebih banyak terhadap para pelajar dibanding sisi negatif dari penggunaan sebuah teknologi khususnya dalam bermedia sosial.

“Techmunity Ini hadir dengan melihat perkambangan zaman saat ini yg sangat pesat, dimana kemampuan pelajar di dunia digital harus juga ditingakatkan dan disesuaikan kembali. Serta para pengguna atau pelajar dapat memanfaatkan teknologi informasi khususnya media digital sebaik dan sebijak mungkin” ucapnya

Dirilis pada tanggal (18/6) lalu pada pembukaan Literacy Academy, Techmunity hadir dengan platform utama Instagram dalam membangun keresahan, dan kesadaran. Hingga pencerdasan dalam pemanfaatan teknologi informasi dengan baik dan benar. Diiringi dengan desain grafis yang menarik sehingga kawula muda terutama pelajar tertarik untuk menyimak platform ini.

Bidang TI Jatim, akan berkomitmen membangun lingkungan pelajar yang tak gagap dan senantiasa tak acuh terhadap perkembangan teknologi informasi. Guna terus melahirkan kebermanfaatan para pelajar ditengah masyarakat yg heterogen. Dimana masifnya penggunaan media sosial, platform ini diharapkan mampu menjadi program adaptif untuk berkontribusi dalam pengembangan masyarakat digital khususnya pelajar dalam menggunakan sosial media sebagai wadah edukasi.

“Harapannya komunitas ataupun platform ini bisa menampung dan mengajak para pelajar yang memiliki minat bakat di dunia teknologi informasi atau digital. Sehingga, mampu melahirkan ekosistem masyarakat digital yang tepat dan baik dalam pemanfaatan teknologi informasi” jelasnya Ghazwu, pemuda asli Sidoarjo ini. (*/haq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *