Tema Ekologi Dipilih Jadi Kajian Pangling IPM Menganti

Dipublikasikan oleh Novania Wulandari pada

IPMJATIM.OR.ID – Menjaga kelestarian lingkungan memang penting dan diperlukan agar mengurangi dampak terhadap lingkungan yang dapat disebabkan oleh alam dan juga manusia itu sendiri, hal tersebut disampaikan oleh Muflih Ramadhani, Sekretaris Umum PW IPM Jawa Timur pada kajian Pangling (Pengajian Keliling) PC IPM Menganti, Gresik.

Digelar pada hari Ahad (14/7/19) di Masjid Al Iman Boboh Menganti – Gresik, Muflih mengatakan terdapat tiga kesadaran manusia akan lingkingannya.

“Yang pertama merupakan magis (mitos), kesadaran ini berangkat dari manusia yang mempercayai Tuhan. Manusia mempercayai bahwa ketidaksejahteraan merupakan takdir Tuhan yang hanya dapat diubah oleh Tuhan,” ujar Muflih – panggilan akrabnya.

Kedua merupakan kesadaran naif, “hal ini berarti manusia menyadari bahwa terdapat permasalahan di masyarakat tetapi terdapat keharusan yang menjadikan manusia menampik permasalahan tersebut sehingga manusia tidak melakukan apapun seolah dijajah oleh sistem,” tambahnya.

Ketiga merupakan kesadaran kritis, yang mana manusia mulai menyadari mengenai permasalahan yang berdampak bagi lingkungan maupun kehidupan sosial, “sehingga manusia mengkritisi permasalahan tersebut dan terhindar dari kesadaran naif,” terang Muflih.

Laki-laki yang juga merupakan Mantan Ketua Umum PD IPM Surabaya periode 2017-2019 ini pun menegaskan bahwa sebagai organisasi pelajar harus pula turut andil dalam pelestarian lingkungan, diawali dari kesadaran diri sendiri dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Lingkungan harus tetap terjaga. Lingkungan rusak, maka manusianya juga rusak,” tutupnya.

(Cyntia W)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *