Mau Kemana Kami Nanti?

Dipublikasikan oleh media jatim pada

Oleh: Moch Hidayah T
PD IPM Surabaya

Tak semudah itu melepas simpul ini
Tali ini telah mati lama di hati

Ikatan kami terpatri dalam lingkar sebuah janji
Berjuang sepenuh hati wujud tindak insani

Ikatan kami teguh berikrar
Kelak pelajar elok bertindak
Anggun berpikir, Gagah berbanjar

Tapi.

Kini kami termakan situasi
Ujung pena kami berkarat
Tinta habis tur sekarat

Kader kami tertidur pulas
Dibuai mimpi pelipur tak berujung

Jajaran kami turut terhibur
Berkubang fantasi alam teknologi

Kaderisasi dini
Sebagai ajang inseminasi ideologi sana sini

Mencicip globalisasi
Kader kami wurung berjuang, melarikan diri

Jadi?
Mau kemana kami nanti?


6 Komentar

Sarah · Juli 27, 2018 pada 2:44 pm

Sering sering buat puisi gini dong

Indri · Juli 27, 2018 pada 2:53 pm

Tulisan pena,seribu bahasa
Dibaca ena,terkenang rasa:))))

Rizky · Juli 27, 2018 pada 2:54 pm

Nuansa kritik dalam puisi
Tetap berjuang kang

Kal · Juli 28, 2018 pada 6:23 am

Progresif gan, bagus kritinya

Day · Juli 28, 2018 pada 6:26 am

Bismillah

Dylan · Juli 28, 2018 pada 12:04 pm

Ciyee adekku ❤️ u do ur best

I’d really love when u make a poem, that was amazing. Respect all of ur creation

U can show up more ur emotion on ur passion more brievely

Keep spirit and tell me when u feel upset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *